FORUM CAMAT SELURUH INDONESIA

Membangun Sinergi Komunikasi Koordinasi Dalam Mengemban Tugas Kepamongprajaan Sebagai Abdi Negara dan Masyarakat

Artikel

Solid Center Inovasi Strategis Perencanaan Partisipatif di Kecamatan Kutoarjo

 

FORCASI — Solid Center: Inovasi Strategis Perencanaan Partisipatif di Kecamatan Kutoarjo

 

 

Kutoarjo, Kabupaten Purworejo, Jawa Tengah — Pemerintah Kecamatan Kutoarjo terus memperkuat perencanaan pembangunan desa secara partisipatif melalui inovasi layanan publik yang diberi nama Solid Center. Program ini digagas sebagai momen strategis bagi kecamatan dan desa untuk menyamakan persepsi dalam penyusunan Rencana Kerja Pemerintah Desa (RKPDes) dan Daftar Usulan Rencana Kerja Pemerintah (DURKP) — sekaligus menangani isu prioritas seperti stunting dan pembangunan wilayah secara terukur. 

 

Solid Center dilaksanakan oleh Tim Inovasi Kecamatan Kutoarjo bersama Pendamping Desa (PD), Pendamping Lokal Desa (PLD), dan perangkat desa yang tergabung dalam sebuah kelompok wilayah pembangunan. Kegiatan ini menjadi forum koordinasi intensif antara pihak kecamatan, desa, dan pendamping dalam merumuskan rencana pembangunan desa yang responsif terhadap kebutuhan masyarakat. 

 

 

 

 

Latar Belakang dan Tujuan Inovasi

 

 

Program Solid Center dilaksanakan dalam konteks persiapan Musyawarah Perencanaan Pembangunan Desa (Musrenbangdes) dan tahapan penyusunan dokumen perencanaan desa untuk tahun anggaran berikutnya. Kecamatan Kutoarjo memahami bahwa penyusunan RKPDes dan DURKP yang tepat sasaran membutuhkan proses dialog dan koordinasi yang komprehensif antara berbagai pemangku kepentingan, termasuk desa, kecamatan, dan pendamping teknis. 

 

Solid Center hadir sebagai ruang strategis untuk:

 

  • Menyamakan persepsi terkait prioritas pembangunan yang dibutuhkan oleh warga di setiap desa.
  • Memastikan kebutuhan data dan strategi perencanaan dipahami secara bersama.
  • Memperkuat kolaborasi antara kecamatan dan pemerintahan desa dalam merancang kegiatan pembangunan wilayah.
  • Mengintegrasikan upaya penanggulangan isu nasional seperti stunting ke dalam rencana kerja desa.  

 

 

 

 

 

Pelaksanaan Program Solid Center

 

 

Kegiatan Solid Center dilaksanakan di beberapa titik desa yang tergabung dalam kelompok wilayah tertentu, seperti Kelompok 1 yang mencakup desa-desa seperti Tursino, Karangrejo, Wirun, Kaligesing, Kemadulor, Sokoharjo, dan Tepus Wetan. Agenda ini dihadiri oleh Tim Inovasi Kecamatan Kutoarjo, pendamping desa dan pendamping lokal desa, serta perangkat desa dari masing-masing wilayah. 

 

Kegiatan Solid Center mencakup:

 

  • Paparan arahan Camat Kutoarjo dan tim inovasi tentang pentingnya perencanaan partisipatif.
  • Pembahasan kebutuhan pembangunan desa yang nyata, termasuk data dasar dan isu strategis seperti kesehatan, pendidikan, ekonomi, dan infrastruktur.
  • Dialog interaktif antara perangkat desa dan tim pendamping, guna menyusun rencana yang realistis dan terukur sesuai konteks lokal.  

 

 

Dengan pendekatan ini, desa-desa di Kecamatan Kutoarjo mampu menyusun RKPDes dan DURKP yang menyentuh kebutuhan riil masyarakat sekaligus berintegrasi dengan prioritas pembangunan daerah. 

 

 

 

 

Dampak dan Signifikansi Inovasi

 

 

Inovasi Solid Center memberikan dampak penting dalam proses tata kelola pembangunan di tingkat desa, antara lain:

 

  1. Peningkatan kapabilitas aparat desa dalam merumuskan perencanaan pembangunan yang berbasis data dan kebutuhan masyarakat.
  2. Koordinasi lintas pihak yang lebih kuat, dari desa, kecamatan, sampai pendamping teknis, sehingga rancangan program lebih relevan dan implementatif.
  3. Integrasi isu strategis seperti penurunan stunting ke dalam dokumen perencanaan desa sebagai bagian dari prioritas pembangunan yang komprehensif.
  4. Peningkatan rasa kepemilikan masyarakat terhadap program pembangunan, karena penyusunan rencana dilakukan secara partisipatif dan transparan.  

 

 

Dengan demikian, Solid Center menjadi model inovatif layanan pemerintahan yang menghubungkan perencanaan desa dengan kebijakan pembangunan kabupaten maupun nasional, melalui sinergi lintas sektor dan dukungan teknis. 

 

 

 

 

Pesan FORCASI: Pelayanan Publik yang Partisipatif dan Terukur

 

 

Forum Camat Seluruh Indonesia (FORCASI) mengapresiasi inisiatif inovatif Tim Inovasi Kecamatan Kutoarjo dalam mengembangkan Solid Center sebagai salah satu strategi pelayanan publik yang mendekatkan proses perencanaan kepada masyarakat.

 

Inovasi perencanaan partisipatif seperti ini selaras dengan prinsip pelayanan publik modern — yakni transparan, responsif, dan inklusif — yang tidak hanya menyusun program secara teknis, tetapi juga mencerminkan aspirasi warga serta menjawab kebutuhan nyata di tingkat desa. 

 

FORCASI mendorong kecamatan lain di seluruh Indonesia untuk mengadaptasi praktik baik ini sesuai kondisi wilayah masing-masing, sehingga perencanaan dan pembangunan desa menjadi lebih matang, efektif, dan bermanfaat bagi kesejahteraan warga.

 

 

 

 

Penutup

 

 

Solid Center di Kecamatan Kutoarjo adalah contoh nyata bahwa inovasi pelayanan pemerintahan bukan hanya soal layanan administratif harian, tetapi juga tentang bagaimana pemerintah kecamatan dapat memfasilitasi perencanaan pembangunan yang partisipatif, berbasis bukti, dan terkoordinasi luas.