FORCASI — Percepatan Layanan KK dan KTP: Gebrakan Awal Camat Parigi untuk Pelayanan Publik yang Lebih Cepat dan Transparan
Parigi, Kabupaten Pangandaran, Jawa Barat — Sejak memasuki masa tugasnya, Camat Ruhandi telah mengambil langkah inovatif untuk mempercepat pelayanan administrasi publik di Kecamatan Parigi dengan fokus pada pembuatan Kartu Keluarga (KK) dan Kartu Tanda Penduduk (KTP) — dua dokumen kependudukan yang sangat penting bagi kebutuhan administrasi masyarakat.
Gebrakan ini menjadi salah satu program inovasi pertama yang langsung dirasakan manfaatnya oleh warga setempat, terutama bagi masyarakat yang mengurus dokumen administrasi sebagai syarat layanan lainnya. Pelayanan yang lebih cepat diharapkan mampu mengurangi antrean panjang, meminimalkan waktu tunggu warga, dan menciptakan pengalaman pelayanan publik yang lebih efisien dan ramah warga.
Latar Belakang dan Arah Inovasi
Camat Ruhandi, yang sebelumnya memiliki pengalaman sebagai Kepala Bidang (Kabid) KTP dan KK, mengambil inisiatif ini sebagai bagian dari komitmennya untuk menghadirkan pelayanan publik yang cepat, tepat, dan transparan. Menurutnya, percepatan layanan administrasi kependudukan bukan hanya respons terhadap kebutuhan administratif masyarakat, tetapi juga wujud nyata pelayanan pemerintahan yang berpihak kepada warga.
“Salah satu tugas utama kami adalah memastikan bahwa masyarakat mendapatkan kemudahan dalam proses administrasi,” ujar Camat Ruhandi usai menghadiri rapat pra-Musrenbang di Kantor Bapeda Kabupaten Pangandaran. Ia menekankan bahwa inovasi pelayanan seperti percepatan KK dan KTP adalah bagian dari upaya memperkuat kepercayaan publik terhadap pelayanan pemerintahan tingkat kecamatan.
Penerapan Percepatan Layanan KK dan KTP
Program percepatan layanan ini mencakup langkah-langkah strategis dalam proses administrasi kependudukan, antara lain:
- Optimalisasi proses verifikasi dan pencetakan dokumen KK dan KTP agar dapat diselesaikan lebih cepat dibanding alur konvensional.
- Peningkatan koordinasi antar perangkat kecamatan serta tim administrasi kependudukan untuk memastikan proses perekaman, pengolahan data, dan pencetakan dokumen berjalan tanpa hambatan teknis.
- Sosialisasi layanan kepada masyarakat agar warga memahami mekanisme percepatan layanan serta persyaratan yang dibutuhkan sejak awal.
Melalui mekanisme ini, layanan administrasi yang selama ini sering dianggap rumit dan memakan waktu berhasil dipendekatkan kepada kebutuhan riil warga, terutama mereka yang memerlukan dokumen tersebut untuk akses layanan pendidikan, kesehatan, perbankan, dan layanan publik lainnya.
Dampak dan Respons Masyarakat
Inovasi percepatan layanan ini mendapat apresiasi luas dari masyarakat Parigi, karena warga merasa proses pengurusan KK dan KTP kini lebih cepat daripada sebelumnya. Peningkatan kecepatan layanan tidak hanya mengurangi waktu tunggu tetapi juga memperkuat rasa percaya masyarakat terhadap institusi pemerintahan kecamatan sebagai layanan publik.
Selain itu, langkah ini juga menjadi contoh praktik baik di tingkat kecamatan yang dapat dijadikan referensi oleh wilayah lain di Kabupaten Pangandaran maupun daerah lain yang memiliki tantangan serupa dalam administrasi kependudukan.
Pesan FORCASI
Forum Camat Seluruh Indonesia (FORCASI) memberikan apresiasi kepada Camat Parigi, Ruhandi, atas inovasi awal masa tugasnya dalam mempercepat layanan administrasi kependudukan melalui percepatan pembuatan KK dan KTP. Inovasi ini menunjukkan komitmen nyata pemerintahan kecamatan untuk menghadirkan pelayanan publik yang cepat, transparan, dan berpihak kepada masyarakat, sekaligus memperkuat kualitas administrasi pemerintahan di tingkat kecamatan.
FORCASI mendorong agar praktik inovatif semacam ini dapat terus dikembangkan dan diadaptasi oleh kecamatan lain di seluruh Indonesia sesuai kebutuhan kontekstual masing-masing wilayah, guna menciptakan layanan publik yang semakin mudah diakses dan berkualitas tinggi.
Penutup
Inovasi percepatan layanan KK dan KTP di Kecamatan Parigi merupakan contoh bagaimana pemerintahan kecamatan dapat turun langsung menjawab kebutuhan administratif masyarakat dengan pendekatan yang efektif dan efisien. Gebrakan awal ini bukan hanya mempercepat proses dokumen, tetapi juga memperkuat hubungan antara pemerintah dan warga dalam kerangka pelayanan publik yang responsif dan akuntabel — sebuah komitmen yang layak diapresiasi dan dibagikan sebagai inspirasi bagi pelayanan di tingkat pemerintahan desa dan kecamatan lainnya.








