FORUM CAMAT SELURUH INDONESIA

Membangun Sinergi Komunikasi Koordinasi Dalam Mengemban Tugas Kepamongprajaan Sebagai Abdi Negara dan Masyarakat

Artikel

Patin Wisambar Inovasi Pelayanan Publik Camat Samboja Barat Dorong Pariwisata UMKM Raih Penghargaan Provinsi Kalimantan Timur

FORCASI — Patin Wisambar: Inovasi Pelayanan Publik Camat Samboja Barat Dorong Pariwisata & UMKM, Raih Penghargaan Provinsi Kalimantan Timur

Samboja Barat, Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar), Kalimantan Timur — Kecamatan Samboja Barat kembali mencatatkan prestasi gemilang dalam inovasi pelayanan publik dan pemberdayaan ekonomi masyarakat. Di bawah pimpinan Camat Burhanuddin, berbagai terobosan strategis dikembangkan dalam rangka memaksimalkan potensi lokal, khususnya sektor pariwisata dan UMKM, sehingga Samboja Barat meraih predikat Camat Berprestasi Terbaik II tingkat Provinsi Kalimantan Timur Tahun 2025. Penghargaan ini disampaikan oleh Gubernur Kalimantan Timur Rudy Mas’ud pada peringatan HUT ke-69 Provinsi Kaltim di Samarinda.

Latar Belakang Inovasi dan Strategi Pengembangan

Sebagai salah satu kecamatan yang masih relatif baru secara administratif, Samboja Barat dikenal memiliki potensi besar pada sektor pariwisata dan ekonomi lokal yang belum tergarap optimal. Batas wilayahnya yang luas dan lokasinya yang strategis dekat Ibu Kota Nusantara (IKN) justru menjadi peluang besar bagi pengembangan destinasi wisata dan pemberdayaan UMKM.

Dalam ajang Penilaian Camat Berprestasi Tingkat Provinsi Kalimantan Timur Tahun 2025, Camat Burhanuddin memaparkan serangkaian inovasi unggulan yang menjadi faktor penting dalam pencapaian prestasi ini.

Inovasi Utama yang Mendukung Pemberdayaan UMKM dan Wisata

Beberapa inovasi strategis yang dikembangkan oleh Pemerintah Kecamatan Samboja Barat antara lain:

1. PATIN WISAMBAR — Pusat Informasi Wisata Samboja Barat
Inovasi ini berfungsi sebagai wadah promosi potensi wisata setempat sekaligus menjadi platform penguatan ekonomi kreatif. PATIN WISAMBAR membantu mengangkat sejumlah destinasi lokal — seperti pantai alami, jalur canopy bridge, hingga kawasan rehabilitasi satwa — ke ruang publik yang lebih luas. Fokus layanan ini bukan hanya pada atraksi wisata, tetapi juga pada pemberdayaan UMKM yang berkaitan erat dengan sektor pariwisata.

2. Level Up — Program UMKM Naik Kelas
Program ini memfasilitasi UMKM melalui pelatihan digitalisasi pemasaran, modernisasi kemasan, dan perluasan akses pasar. Kolaborasi dengan platform e-commerce serta peluang promosi produk di rest area IKN menjadi bagian strategi untuk membuka peluang usaha lebih luas bagi pelaku UMKM lokal.

3. KITA SAMBAR — Kelas Inspirasi Pertanian Samboja Barat
Selain pariwisata, inovasi di bidang pertanian juga diapresiasi. KITA SAMBAR dirancang untuk meningkatkan kapasitas petani melalui pelatihan dan pendampingan sehingga memperkuat ketahanan pangan serta memberi nilai tambah ekonomi bagi masyarakat desa.

4. SIJEMPOL KEMBAR — Sistem Jemput Bola Rekam Keliling
Pelayanan administrasi seperti perekaman KTP dan pengaktifan identitas digital juga dijangkau hingga pelosok melalui mekanisme jemput bola. Ini meningkatkan akses layanan pemerintahan bagi warga dengan mobilitas terbatas.

Inovasi lain seperti GASBABE (Gerakan Samboja Barat Bersih) dan SI-TERANG SAMBAR (Sistem Informasi Tata Kelola Program dan Anggaran) turut menjadi bagian dari upaya menciptakan wilayah yang bersih, tertata, transparan, dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat.

Dampak Inovasi Bagi Masyarakat Setempat

Langkah inovatif yang diambil oleh Pemerintah Kecamatan Samboja Barat telah memberikan dampak nyata pada kehidupan masyarakat, di antaranya:

  • Penguatan perekonomian lokal, khususnya bagi pelaku UMKM melalui pelatihan, modernisasi kemasan, dan akses distribusi produk di etalase strategis seperti kawasan rest area IKN.

  • Promosi potensi wisata yang efektif, membantu daerah dikenal lebih luas dan menarik kunjungan, baik wisatawan domestik maupun potensial internasional.

  • Peningkatan kapasitas petani dan UMKM digital, sehingga masyarakat mendapat keterampilan baru yang relevan dengan tren ekonomi modern.

  • Layanan pemerintahan yang lebih dekat dengan masyarakat, terutama melalui inovasi jemput bola dalam pelayanan administrasi kependudukan.

Prestasi sebagai Camat Berprestasi Terbaik II se-Kaltim menjadi bukti bahwa strategi inovatif dan layanan publik yang inklusif dapat menghasilkan hasil nyata dalam pembangunan wilayah baru dengan segala tantangannya.

Sinergi dan Kolaborasi Lintas Pihak

Kesuksesan inovasi di Samboja Barat tidak terlepas dari sinergi antara pemerintah kecamatan, pemerintah kabupaten, pelaku usaha, komunitas lokal, serta pemangku kepentingan lainnya seperti Otorita IKN yang aktif mendukung pemberdayaan UMKM di kawasan penyangga ibu kota baru.

Kolaborasi ini menjadi contoh nyata bahwa pendekatan inovatif dalam pelayanan publik dapat dilakukan dengan melibatkan berbagai pihak untuk menciptakan ekosistem ekonomi yang berkelanjutan dan bermanfaat bagi masyarakat luas.

Penutup

Inovasi pelayanan publik di Kecamatan Samboja Barat menunjukkan bahwa pemikiran strategis, kolaborasi lintas sektor, dan pemanfaatan potensi lokal dapat mempercepat pembangunan sosial ekonomi di tingkat kecamatan — bahkan untuk kecamatan yang relatif baru. Dengan penghargaan Camat Berprestasi Terbaik II se-Provinsi Kaltim, Samboja Barat telah menempatkan diri sebagai contoh inspiratif bagi daerah lain dalam menghadirkan pelayanan publik yang inovatif, responsif, dan berpihak pada masyarakat.

Bagi anggota FORCASI di seluruh Indonesia, praktik baik ini menjadi referensi penting untuk menciptakan inovasi yang relevan dengan konteks wilayah masing-masing, demi terciptanya pelayanan publik yang berkualitas dan berdampak nyata di tingkat akar rumput.