FORUM CAMAT SELURUH INDONESIA

Membangun Sinergi Komunikasi Koordinasi Dalam Mengemban Tugas Kepamongprajaan Sebagai Abdi Negara dan Masyarakat

Artikel

Ngopi Kemuning Ruang Dialog Layanan Publik Inspiratif di Kecamatan Kemuning

FORCASI — “Ngopi Kemuning”: Ruang Dialog Layanan Publik Inspiratif di Kecamatan Kemuning

Palembang, Sumatera Selatan — Dalam upaya memperkuat kualitas layanan publik dan meningkatkan keterlibatan masyarakat, Pemerintah Kecamatan Kemuning menghadirkan sebuah inovasi pelayanan baru yang dinamakan “Ngopi Kemuning (Ngobrol Pelayanan Publik Inspiratif)”. Program ini diinisiasi oleh Camat Kemuning, Dr. Amiruddin Sandy, S.STP., M.Si, sebagai bentuk pendekatan pelayanan yang lebih dekat, informatif, dan partisipatif dalam rangka mendukung visi misi Wali Kota Palembang, Ratu Dewa, terutama dalam aspek mencerdaskan dan memberdayakan masyarakat melalui akses informasi dan layanan pemerintahan.

Konsep dan Tujuan Inovasi

Program Ngopi Kemuning merupakan ruang dialog terbuka antara aparatur kecamatan dan masyarakat. Dengan konsep percakapan santai namun penuh informasi, program ini mengajak warga untuk lebih memahami berbagai layanan publik yang tersedia, termasuk hak dan kewajiban mereka sebagai warga negara. Pendekatan ini dirancang untuk menciptakan suasana pelayanan yang lebih humanis, akomodatif, dan mudah diakses oleh publik.

Tujuan utama dari inovasi ini adalah:

  • Meningkatkan akses masyarakat terhadap informasi layanan publik yang selama ini mungkin belum tersosialisasi baik.

  • Mendorong warga untuk lebih aktif berinteraksi langsung dengan pemerintah kecamatan.

  • Mendukung program pemerintah kota dalam memberdayakan masyarakat melalui pemahaman layanan pemerintahan.

Pelaksanaan Program

Program Ngopi Kemuning mulai digagas pada akhir Desember 2025 dan secara aktif dijalankan sejak Januari 2026. Kegiatan dilakukan secara berkala di lingkungan kantor kecamatan atau tempat strategis yang mudah dijangkau warga. Pada tahap awal, narasumber yang hadir berasal dari internal kecamatan dan mitra kerja teknis seperti:

  • UPT Disdukcapil (Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil),

  • Bapenda (Badan Pendapatan Daerah),

  • Instansi teknis lainnya yang terkait langsung dengan pelayanan publik.

Program ini tidak hanya menyampaikan informasi administrasi dan layanan dasar, tetapi juga membahas beragam topik yang relevan, termasuk layanan digital dan inovasi layanan lainnya yang telah atau sedang dikembangkan di Kecamatan Kemuning.

Manfaat Nyata bagi Masyarakat

Implementasi Ngopi Kemuning membawa sejumlah manfaat strategis bagi masyarakat di Kecamatan Kemuning:

  1. Peningkatan Pemahaman Layanan Publik
    Masyarakat diberikan kesempatan untuk mengakses informasi langsung mengenai layanan pemerintahan yang tersedia, termasuk administrasi kependudukan dan layanan berbasis digital.

  2. Akses Layanan yang Lebih Mudah dan Dekat
    Warga merasa lebih nyaman berinteraksi dengan aparatur pemerintah dalam suasana dialog santai, sehingga hambatan psikologis dalam mengakses layanan berkurang.

  3. Peningkatan Keaktifan Masyarakat dalam Pemanfaatan Layanan
    Program ini mendorong warga untuk aktif memanfaatkan fasilitas layanan yang telah tersedia, sekaligus mendukung pemerintahan yang lebih responsif dan bersinergi dengan kebutuhan publik.

Inovasi Layanan Lainnya di Kecamatan Kemuning

Selain Ngopi Kemuning, Kecamatan Kemuning juga telah melahirkan sejumlah inovasi pelayanan lain yang menunjukkan komitmen kecamatan dalam menyediakan layanan efektif, efisien, dan dekat dengan masyarakat. Di antaranya adalah layanan administrasi ahli waris, serta terobosan dalam mempercepat proses layanan administrasi yang bertujuan menurunkan hambatan bagi warga dalam mengakses layanan pemerintahan.

Program-program inovatif ini menunjukkan bahwa kecamatan tidak hanya fokus pada layanan administratif konvensional, tetapi juga pada pendekatan pelayanan publik yang humanis, inspiratif, dan orientatif pada kebutuhan masyarakat.

Pesan FORCASI

Forum Camat Seluruh Indonesia (FORCASI) menyampaikan apresiasi kepada Camat Kemuning dan tim atas inovasi pelayanan publik Ngopi Kemuning yang berhasil menggabungkan dialog terbuka dengan penyampaian informasi layanan pemerintahan. Langkah ini menunjukkan bahwa pelayanan publik yang efektif adalah pelayanan yang tidak hanya menjawab kebutuhan administrasi, tetapi juga membangun komunikasi dan pemahaman yang kuat dengan masyarakat.

FORCASI mendorong kecamatan lain untuk mencontoh pendekatan inovatif ini sebagai bagian dari strategi pelayanan publik yang lebih humanis, partisipatif, dan responsif terhadap aspirasi masyarakat.

Penutup

Ngopi Kemuning menjadi contoh nyata bahwa inovasi pelayanan publik dapat dilakukan melalui bentuk komunikasi yang sederhana namun berdampak luas. Melalui ruang dialog yang terbuka dan inspiratif, kecamatan membawa pelayanan lebih dekat ke masyarakat, memperkuat pemahaman publik terhadap pelayanan pemerintahan, serta mendukung proses partisipasi warga dalam pembangunan daerah.