FORUM CAMAT SELURUH INDONESIA

Membangun Sinergi Komunikasi Koordinasi Dalam Mengemban Tugas Kepamongprajaan Sebagai Abdi Negara dan Masyarakat

Artikel

Inovasi Visioner Camat Muara Padang PAS SEDAP sebagai Solusi Digital untuk Masalah Pertanahan

Inovasi Visioner Camat Muara Padang: PAS SEDAP sebagai Solusi Digital untuk Masalah Pertanahan

Muara Padang, Banyuasin — Camat Muara Padang, Parlin Munandar, S.Sos., M.Si, memperkenalkan gagasan inovatif yang bernama PAS SEDAP—singkatan dari Pemetaan Akurat SPHAT Digital Anti Penipuan. Inovasi ini bertujuan menyelesaikan permasalahan serius terkait keaslian dan tumpang tindih dokumen tanah (SPHAT) di wilayah kecamatan, sekaligus mendorong transparansi dan efisiensi di sektor pertanahan. 

Latar Belakang Masalah

Selama beberapa tahun terakhir, Kecamatan Muara Padang menghadapi tantangan besar terkait administrasi pertanahan. Banyak laporan masuk tentang manipulasi dokumen SPHAT, klaim ganda atas lahan, hingga pemalsuan dokumen yang memicu sengketa.

Kondisi seperti ini bukan hanya merugikan warga, tetapi juga mengancam kepercayaan publik terhadap pelayanan administrasi kecamatan. Camat Parlin Munandar menyadari bahwa sistem manual dan dokumen kertas rentan terhadap kesalahan dan kecurangan. 

Apa Itu PAS SEDAP?

PAS SEDAP adalah sebuah sistem pemetaan berbasis digital yang dikembangkan untuk:

  1. Memvalidasi dan memverifikasi dokumen SPHAT secara akurat

  2. Mencegah penipuan, klaim ganda, dan penyalahgunaan data pertanahan melalui sistem digital terstruktur

  3. Meningkatkan transparansi dalam pengelolaan data pertanahan

  4. Mempercepat layanan administrasi tanah, sehingga masyarakat bisa mengurus dokumen lahan lebih cepat dan mudah

  5. Mendukung kebijakan pemerintahan dalam digitalisasi data pertanahan untuk kepastian hukum jangka panjang.
    Manfaat Inovasi untuk Pemerintah dan Masyarakat

Untuk Pemerintah Kecamatan / Desa:

  • Memudahkan pengawasan dan kontrol data pertanahan

  • Mengurangi konflik pertanahan berkat data yang lebih akurat dan terdokumentasi

  • Efisiensi dalam proses administrasi, baik dari segi waktu maupun biaya

  • Meningkatkan kepercayaan publik terhadap lembaga kecamatan karena akuntabilitas yang lebih kuat 

Untuk Masyarakat:

  • Kepastian hukum atas hak atas tanah yang dimiliki

  • Perlindungan dari praktik penipuan atau pemalsuan dokumen

  • Kemudahan mengurus administrasi tanah melalui sistem digital

  • Data tanah tersimpan secara aman dan bisa diakses kembali bila diperlukan 

Inovasi Lain dari Camat Muara Padang

Selain PAS SEDAP, Camat Parlin Munandar juga memperkenalkan beberapa program inovatif lain:
SAGA (Sapa Warga)
Program ini meningkatkan komunikasi antara kecamatan dan warga. Dengan SAGA, masyarakat bisa menyampaikan aspirasi dan keluhan lebih cepat, sementara aparatur kecamatan dapat merespons dengan lebih responsif dan transparan.

  1. Ngantor Seharian
    Camat dan staf kecamatan “ngantor” di desa, memberikan pelayanan langsung kepada warga, mendengarkan keluhan, dan memberikan solusi secara tatap muka. Model ini memperkuat kedekatan antara pemerintah dan masyarakat desa.

  2. KOMPAK (Kopi Morning dengan Para Kepala Desa)
    Inovasi ini menyatukan Camat dan para Kepala Desa dalam momen santai “ngopi pagi”, namun dengan tujuan serius: koordinasi pembangunan, membahas aspirasi warga, dan merumuskan kebijakan pembangunan desa secara partisipatif.

  3. GASEBU (Gerakan Amal Sehari Seribu)
    Program sosial rutin berbasis donasi kecil (Rp 1.000 per hari) yang melibatkan kecamatan, desa, dan masyarakat umum. Dana yang terkumpul digunakan untuk kegiatan sosial, menunjukkan semangat solidaritas dan transparansi publik. 

Pengakuan & Apresiasi

Inovasi PAS SEDAP mendapat pengakuan publik dan internal. Camat Parlin Munandar menerima penghargaan dalam Pelatihan Kepemimpinan Administrator (PKA) Provinsi Sumatera Selatan, di mana ide PAS SEDAP menjadi bagian dari profil kepemimpinannya.

Penghargaan ini membuktikan bahwa ide inovatif bukan sekadar retorika, tetapi telah diakui sebagai langkah strategis dalam memperbaiki pelayanan publik.

Analisis dan Dampak Potensial

  • Digitalisasi publik: PAS SEDAP menunjukkan bahwa pemerintahan lokal bisa memanfaatkan teknologi untuk memperkuat integritas data publik.

  • Transparansi administratif: Dengan peta digital, klaim lahan menjadi lebih transparan, mengurangi praktik ilegal.

  • Efisiensi birokrasi: Waktu urus dokumen berkurang, dan proses administratif menjadi lebih sistematis.

  • Kepercayaan masyarakat: Ketika warga melihat kemauan pemerintah untuk memperbaiki sistem, kepercayaan publik terhadap kecamatan bisa meningkat.

  • Replikasi di wilayah lain: Jika berhasil, PAS SEDAP bisa menjadi model bagi kecamatan lain di Banyuasin atau wilayah serupa.

Tantangan & Rekomendasi

Tantangan:

  • Kebutuhan sumber daya teknis (GIS, pemetaan digital) dan biaya implementasi.

  • Literasi digital warga: tidak semua warga paham sistem digital.

  • Perlindungan data: perlu mekanisme keamanan agar data pertanahan sensitif tidak disalahgunakan.

  • Ketersediaan dukungan desa dalam digitalisasi data SPHAT.

Rekomendasi:

  1. Pelatihan literasi digital untuk aparatur desa dan warga agar penggunaan PAS SEDAP efektif.

  2. Kolaborasi dengan universitas lokal / lembaga riset untuk pengembangan peta digital dan verifikasi data.

  3. Sosialisasi publik melalui media lokal dan desa agar inovasi ini diterima dan dimanfaatkan masyarakat.

  4. Audit rutin sistem agar data tetap akurat dan aman.

  5. Evaluasi dampak berkala: hitung berapa sengketa lahan bisa ditekan, waktu pelayanan admin jadi lebih cepat, dan kepuasan publik meningkat.

Kesimpulan

Inovasi PAS SEDAP yang digagas Camat Muara Padang, Parlin Munandar, adalah lompatan besar bagi reformasi administrasi pertanahan di Kecamatan Muara Padang. Dengan sistem digital yang akurat, transparan, dan efisien, program ini bukan hanya memperkuat pelayanan publik tetapi juga membangun kepercayaan masyarakat. Ditambah dengan inovasi lain seperti SAGA, Ngantor Seharian, KOMPAK, dan GASEBU, Pemerintah Kecamatan Muara Padang menunjukkan bahwa pelayanan publik bisa lebih manusiawi, responsif, dan partisipatif.

Jika dikelola dan diimplementasikan dengan baik, PAS SEDAP bisa menjadi contoh keren inovasi pemerintahan lokal di era digital — bukan sekadar digitalisasi data, tetapi transformasi sosial dan administratif yang memberi manfaat nyata untuk warga.