FORUM CAMAT SELURUH INDONESIA

Membangun Sinergi Komunikasi Koordinasi Dalam Mengemban Tugas Kepamongprajaan Sebagai Abdi Negara dan Masyarakat

Artikel

Inovasi Komprehensif Kecamatan Tandes Surabaya Kunci Prestasi Terbaik SeJawa Timur

FORCASI — Inovasi Komprehensif Kecamatan Tandes, Surabaya: Kunci Prestasi Terbaik Se-Jawa Timur

Tandes, Kota Surabaya, Jawa Timur — Pemerintah Kecamatan Tandes kembali mencatat prestasi gemilang setelah meraih Juara 1 dalam ajang Sinergitas Kinerja Kecamatan (SKK) tingkat Provinsi Jawa Timur 2024. Prestasi ini menjadi bukti nyata bahwa inovasi pelayanan publik yang terintegrasi, kolaboratif, dan berdampak sosial luas dapat meningkatkan kualitas pelayanan kecamatan sekaligus mempercepat kesejahteraan masyarakat. 

 

Camat Tandes, Febriadhitya Prajatara, menyatakan bahwa penghargaan tersebut merupakan hasil kerja keras bersama seluruh elemen masyarakat, perangkat kecamatan, serta sinergi dengan stakeholder terkait dalam menerapkan berbagai program inovatif yang menyentuh berbagai dimensi kehidupan masyarakat. 

 

Inovasi Utama yang Menjadi Landasan Prestasi

Inovasi yang dikembangkan oleh Pemerintah Kecamatan Tandes mencakup berbagai sektor pelayanan publik, antara lain kesehatan, lingkungan, ekonomi, dan pemberdayaan masyarakat. Strategi ini dirancang tidak hanya untuk memenuhi aspek administratif, tetapi juga berpihak kepada kebutuhan nyata warga.

 

1. Posyandu Keluarga “Posga Wethan Ceria”

Salah satu inovasi unggulan di bidang kesehatan adalah Posyandu Keluarga (Posga) Wethan Ceria, sebuah wadah pelayanan kesehatan keluarga secara terintegrasi yang difokuskan pada pemantauan kesehatan ibu dan anak secara berkala — termasuk deteksi dini pemenuhan gizi dan pencegahan stunting. Posga Wethan Ceria bahkan meraih Juara 1 Posyandu Berprestasi Nasional 2024 dari Kementerian Kesehatan. 

 

2. Wethan Wonderland: Kampung Tematik sebagai Pusat Kesehatan, Lingkungan, dan Ekonomi

Kecamatan Tandes mengembangkan Wethan Wonderland, sebuah kawasan dengan enam kampung tematik yang menggabungkan unsur kesehatan, lingkungan, budaya, dan pariwisata. Kampung ini menjadi ruang kreatif untuk meningkatkan kualitas hidup warga sekaligus berpotensi sebagai daya tarik wisata lokal yang mendorong perekonomian masyarakat sekitar. 

 

Kampung tematik tersebut meliputi tema-tema yang mencakup ragam budaya dan nilai sosial, sehingga sekaligus menjadi sarana edukasi budaya dan kreativitas masyarakat dalam berkolaborasi. 

 

 

3. ProKlim Lestari: Program Kampung Iklim yang Mendukung Lingkungan Hidup

Program ProKlim (Program Kampung Iklim) Lestari menjalankan upaya pelestarian lingkungan melalui pelibatan warga dalam aksi ramah lingkungan yang sistematis. ProKlim memfasilitasi pengelolaan sampah, penghijauan, dan adaptasi perubahan iklim di tingkat komunitas. 

 

 

4. Urban Farming dan Green House Melon

Di bidang ekonomi, Kecamatan Tandes menginisiasi urban farming dengan pembangunan green house khusus untuk budidaya melon yang terhubung langsung dengan pemasok pasar modern. Kolaborasi ini memperkuat keterkaitan antara produksi lokal dan akses pasar, serta menjadi contoh sinergi antara pemerintah kecamatan, dinas terkait, dan sektor swasta. 

 

Selain itu, pelatihan digitalisasi UMKM juga turut digalakkan untuk memodernisasi sistem usaha warga setempat dengan keterampilan pemasaran digital, pencatatan penjualan berbasis aplikasi, serta manajemen usaha berbasis teknologi. 

 

 

5. Integrasi Program BERSTI (Bebas Stunting)

Untuk memperkuat upaya kesehatan keluarga, Kecamatan Tandes menyelaraskan program-programnya dengan BERSTI (Bebas Stunting), sebuah inisiatif yang digagas oleh Wali Kota Surabaya untuk menurunkan angka stunting melalui integrasi layanan kesehatan, edukasi gizi, dan intervensi dini. 

 

 

Sinergi Pelayanan dan Kolaborasi Multi-Pihak

Keberhasilan inovasi di Kecamatan Tandes tidak terlepas dari sinergi berbagai pihak, termasuk aparat kecamatan, dinas pemerintah kota, pelaku UMKM, kelompok masyarakat, serta lembaga swadaya masyarakat. Kolaborasi ini menjadi kunci dalam mengatasi tantangan kompleks yang muncul di wilayah yang heterogen, serta memastikan bahwa setiap inovasi dapat berjalan efektif dan berkelanjutan. 

 

Modul praktik terbaik yang dikembangkan oleh Tandes juga telah disusun sebagai referensi yang dapat direplikasi oleh wilayah lain, mencakup template intervensi di bidang kesehatan, lingkungan, ekonomi, dan pemberdayaan masyarakat. 

 

 

Dampak Inovasi Bagi Masyarakat

Inovasi yang dilakukan di Tandes berdampak langsung terhadap kesejahteraan warga, antara lain:

  • Peningkatan kualitas layanan kesehatan keluarga melalui Posga Keluarga, termasuk peningkatan pengetahuan gizi dan pemantauan kesehatan ibu-anak secara berkala.  
  • Pemberdayaan ekonomi lokal melalui urban farming, green house, dan pelatihan UMKM yang memberi peluang peningkatan pendapatan masyarakat.  
  • Penguatan kepedulian lingkungan dan aksi komunitas lewat ProKlim Lestari dan kampung tematik yang edukatif.  
  • Pengembangan wisata komunitas yang membuka ruang inovasi budaya dan pariwisata lokal, memberi nilai tambah ekonomi bagi warga sekitar.  

 

 

 

Penutup

Prestasi Juara 1 Sinergitas Kinerja Kecamatan se-Jawa Timur 2024 yang diraih oleh Kecamatan Tandes, Kota Surabaya, memperlihatkan bahwa inovasi pelayanan publik yang komprehensif, kolaboratif, dan kontekstual mampu menciptakan dampak besar bagi masyarakat. Berbagai program seperti Posga Keluarga, Wethan Wonderland, urban farming, serta ProKlim Lestari menunjukkan bahwa pelayanan publik tidak hanya soal administrasi konvensional, tetapi juga tentang pemberdayaan masyarakat, peningkatan kualitas hidup, dan pembangunan ekonomi lokal yang berkelanjutan. 

 

Melalui semangat kolaborasi, pendekatan yang inklusif, serta orientasi pada kebutuhan nyata masyarakat, Tandes menjadi contoh inspiratif bagi kecamatan lain di seluruh Indonesia dalam menghadirkan pelayanan publik yang inovatif dan berdampak nyata.