FORCASI — Inovasi Kepemimpinan Camat Comal: Bangun Integritas Desa, Tekankan Kolaborasi, dan Buka Ruang Sinergi dengan Pers
Comal, Kabupaten Pemalang, Jawa Tengah — Pemerintah Kecamatan Comal melakukan langkah strategis untuk memperkuat tata kelola pemerintahan desa melalui inovasi kepemimpinan yang menekankan integritas pelayanan publik serta kolaborasi lintas sektor, termasuk media massa. Hal ini diwujudkan dalam berbagai kegiatan yang difokuskan pada keterbukaan informasi, transparansi pemerintahan, dan perluasan ruang dialog antara pemerintah kecamatan, desa, dan media.
Inovasi dan pendekatan baru ini digagas dan dijalankan oleh Camat Comal, Darmo Pamungkas, yang memosisikan hubungan dengan media sebagai salah satu pilar penting dalam tata kelola pemerintahan yang baik, bersih, dan transparan. Pembukaan ruang sinergi dengan media diyakini mampu memperkuat arus informasi yang akurat kepada masyarakat sekaligus mendorong partisipasi publik dalam proses pembangunan desa dan kecamatan.
Konteks dan Latar Belakang Inovasi
Peran kecamatan sebagai simpul pemerintahan terdepan menuntut responsivitas, keterbukaan, dan akuntabilitas dalam seluruh aspek tugasnya, terutama pelayanan administrasi dan pemberdayaan masyarakat desa. Kecamatan Comal memahami bahwa membangun kepercayaan publik tidak hanya melalui pelayanan yang efisien, tetapi juga melalui informasi yang terbuka dan komunikasi yang aktif antara pemerintah dan komunitas.
Dengan semangat itulah Camat Comal mendorong sinergi antara pemerintah kecamatan dengan insan pers lokal dan media massa sebagai mitra strategis. Sinergi ini dimaksudkan agar informasi pembangunan, kebijakan, dan program kecamatan dapat tersampaikan secara benar, jelas, serta dapat menjadi alat kontrol publik yang sehat dan konstruktif.
Kolaborasi dengan Media sebagai Pilar Transparansi
Camat Comal secara konsisten membuka ruang kolaborasi dengan media melalui berbagai pendekatan, seperti:
-
Mengundang wartawan lokal untuk hadir dalam agenda pemerintahan sehingga liputan dapat dilakukan secara langsung dari sumbernya.
-
Membuka akses informasi resmi terkait kegiatan pemerintahan, pelayanan publik, dan pembangunan desa melalui pernyataan resmi atau konferensi pers.
-
Menjadikan media sebagai mitra dialog publik untuk memperkuat akuntabilitas dan memberikan ruang kepada masyarakat untuk mengetahui secara utuh berbagai upaya pemerintahan kecamatan.
Pendekatan ini tidak hanya mendukung keterbukaan informasi publik tetapi juga memperkuat integritas pemerintah desa, serta memungkinkan masyarakat mendapatkan informasi yang akurat mengenai kebijakan dan program yang berjalan di tingkat kecamatan dan desa.
Peningkatan Integritas Desa dan Percepatan Pelayanan
Inovasi dalam hubungan pemerintah-media Comal juga menjadi bagian dari upaya lebih besar untuk menguatkan integritas desa. Integritas desa sendiri mencakup beberapa aspek, antara lain:
-
Pelayanan publik yang transparan dan mudah diakses warga.
-
Keterlibatan masyarakat dalam perencanaan dan evaluasi program pembangunan desa.
-
Penguatan akuntabilitas aparatur desa dan kecamatan melalui pintu dialog yang terbuka dengan berbagai pemangku kepentingan, termasuk media.
Sinergi ini penting karena media berperan sebagai “mata dan telinga” masyarakat yang dapat membantu memastikan bahwa informasi publik sampai kepada seluruh lapisan masyarakat, bukan hanya sebagai pemberi kabar tetapi juga sebagai mitra edukasi publik mengenai peran dan fungsi pemerintahan.
Dampak Positif bagi Masyarakat dan Pemerintahan
Langkah inovatif ini memberikan dampak positif yang signifikan bagi kecamatan dan masyarakat luas, antara lain:
-
Peningkatan keterbukaan informasi publik, sehingga warga mudah mengakses kabar pembangunan dan pelayanan.
-
Penguatan kepercayaan publik terhadap pemerintah kecamatan dan desa sebagai lembaga pelayanan yang akuntabel.
-
Terbukanya ruang dialog antara warga, pemerintah, dan media, sehingga aspirasi publik bisa tersampaikan dengan lebih efektif.
-
Mendorong reformasi birokrasi di tingkat kecamatan dan desa melalui standar transparansi yang lebih tinggi.
Kolaborasi dengan media membuat pelayanan publik tidak hanya menjadi urusan administratif di balik meja, tetapi menjadi sebuah gerakan pemerintahan yang dekat dengan kebutuhan masyarakat, serta dapat dipertanggungjawabkan secara publik.
Relevansi Bagi Anggota FORCASI
Inovasi ini menjadi contoh nyata bahwa kepemimpinan yang berpihak pada keterbukaan informasi dan sinergi dapat memperkuat hubungan antara pemerintah dan masyarakat di era keterbukaan informasi. FORCASI mengapresiasi langkah Camat Comal dalam membuka ruang kolaborasi dengan media sebagai salah satu upaya memperkuat integritas desa dan pelayanan publik.
Praktik seperti ini memberikan pelajaran penting bagi camat di seluruh Indonesia bahwa media tidak hanya berperan sebagai saluran informasi, tetapi juga sebagai mitra strategis dalam meningkatkan transparansi, akuntabilitas, dan kualitas tata kelola pemerintahan di tingkat kecamatan dan desa.
Penutup
Inovasi kepemimpinan yang dilakukan oleh Camat Comal, Darmo Pamungkas, menunjukkan bahwa integritas pemerintahan desa dan kecamatan dapat dibangun melalui kolaborasi lintas sektor — terutama dengan media massa — guna memperkuat keterbukaan, akuntabilitas, dan pelayanan kepada masyarakat. Pendekatan ini merupakan cerminan semangat pelayanan publik yang modern, responsif, dan bermartabat.









