FORCASI — Dari Kemuning untuk Indonesia: Inovasi dan Pelayanan Humanis Camat Amiruddin Sandy
Palembang, Sumatera Selatan — Dalam era pelayanan publik yang semakin menuntut pendekatan inovatif dan humanis, Camat Kemuning, Dr. Amiruddin Sandy, S.STP., M.Si terus menunjukkan bahwa kepemimpinan yang hadir dekat dengan masyarakat mampu menjawab berbagai kebutuhan publik secara efektif dan inspiratif. Kiprah dan kontribusi beliau selama lebih dari dua dekade di birokrasi pemerintah dibuktikan dengan penghargaan Karyasatya Lencana XX Tahun yang diterima dari Presiden Republik Indonesia atas pengabdian sebagai ASN sekaligus pencapaian berbagai inovasi pelayanan yang berdampak pada masyarakat.
Pendekatan Pelayanan yang Humanis dan Responsif
Camat Amiruddin dikenal sebagai sosok yang mendahulukan kemanusiaan dalam pelayanan publik. Semangat humanis ini tercermin dalam berbagai program dan pendekatan pelayanan yang bersentuhan langsung dengan kebutuhan masyarakat di wilayah Kecamatan Kemuning. Beliau bukan hanya sekadar pemimpin administratif, tetapi juga fasilitator perubahan sosial yang memperhatikan aspek kesejahteraan dan rasa keadilan di setiap kebijakan yang dijalankan.
Pelayanan humanis yang digagas mencakup upaya membangun hubungan saling percaya antara pemerintah kecamatan dan warga melalui pendekatan komunikasi yang terbuka, telinga yang selalu siap mendengar aspirasi masyarakat, serta respons cepat terhadap berbagai keluhan publik. Perilaku pemerintahan yang bersahabat ini menjadi fondasi kuat dalam menciptakan tata kelola pemerintahan di tingkat kecamatan yang lebih inklusif dan berdampak.
Beragam Inovasi Pelayanan Publik
Di bawah kepemimpinan Dr. Amiruddin Sandy, Pemerintah Kecamatan Kemuning telah menginisiasi sejumlah inovasi pelayanan publik yang menunjukkan kreativitas dan daya adaptasi terhadap kebutuhan masyarakat di masa modern. Dua di antaranya yang paling dikenal adalah:
1. Penglaris
Penglaris adalah singkatan dari Pojok Edukasi Bidang Layanan Konsultasi Waris, sebuah inovasi yang dirancang untuk membantu warga memahami permasalahan administratif terkait surat waris dan memberikan ruang mediasi bagi keluarga yang memerlukan bantuan legal atau konsultasi langsung. Inovasi ini dirancang sebagai layanan publik edukatif yang memberi masyarakat akses informasi yang akurat terkait hak dan kewajiban dalam penyelesaian sengketa waris maupun administrasi warisan. sumselpost.co.id
2. Sambal Teri
Sementara itu, Sambal Teri (Sistem Layanan Berbasis Elektronik Cepat Bebas Antri) adalah inovasi yang memanfaatkan aplikasi pesan instan (WhatsApp) sebagai kanal layanan administrasi. Melalui layanan ini, warga dapat mengirimkan berkas persyaratan via WhatsApp sehingga mengurangi antrean fisik di kantor kecamatan dan mempercepat proses pengurusan dokumen. Pendekatan ini adalah contoh transformasi digital sederhana namun sangat relevan dengan kebutuhan masyarakat masa kini yang menginginkan layanan yang cepat dan efisien.
Kedua inovasi tersebut bukan hanya mempermudah akses layanan bagi masyarakat, tetapi juga menunjukkan bahwa pemerintah kecamatan mampu memperluas jangkauan layanan tanpa mengurangi kualitas dan nilai humanisnya.
Penghargaan dan Motivasi untuk Pengabdian Lebih Lanjut
Pemberian Penghargaan Karyasatya Lencana XX Tahun kepada Dr. Amiruddin Sandy merupakan pengakuan pemerintah pusat atas dedikasi dan kontribusi luar biasa beliau dalam pelayanan publik dan pembangunan masyarakat di tingkat kecamatan. Penghargaan ini sekaligus menjadi motivasi bagi aparatur pemerintah lainnya untuk terus mengembangkan ide-ide inovatif demi kepentingan dan kesejahteraan masyarakat.
Dalam pernyataannya, Camat Amiruddin menyampaikan bahwa penghargaan ini bukan semata milik pribadi, tetapi milik seluruh masyarakat Kemuning yang telah mendukung setiap langkah pelayanan dan inovasi yang dilaksanakan. Beliau menegaskan komitmennya untuk terus bekerja lebih baik lagi, menjadikan pelayanan publik yang dekat dengan warga sebagai prioritas utama. Sahabat Rakyat Sumsel
Pelajaran Penting bagi Anggota FORCASI
Inovasi dan pelayanan yang dilakukan oleh Camat Kemuning memberikan beberapa pelajaran penting yang dapat diadaptasi oleh kecamatan lain di seluruh Indonesia, antara lain:
-
Pelayanan Humanis Meningkatkan Kepercayaan Publik
Pendekatan ramah, responsif, dan proaktif terhadap kebutuhan masyarakat akan memperkuat hubungan antara pemerintah kecamatan dan warga, serta meningkatkan kepercayaan publik terhadap lembaga pemerintahan. -
Transformasi Digital untuk Efisiensi Pelayanan
Pemanfaatan teknologi sederhana seperti layanan berbasis pesan instan dapat menciptakan layanan administrasi yang lebih cepat dan ramah terhadap kebutuhan warga modern. -
Inovasi Kecil, Dampak Besar
Program inovatif tidak harus kompleks; inovasi yang dirancang sesuai dengan karakteristik lokal dan kebutuhan masyarakat akan memberikan dampak yang signifikan pada kualitas layanan publik. -
Kepemimpinan sebagai Teladan Pelayanan
Kepemimpinan yang dekat, konsisten, dan peduli terhadap persoalan warga menjadi fondasi utama dalam menciptakan pemerintahan kecamatan yang unggul dan berkelanjutan.
Penutup
Langkah inovatif dan pelayanan humanis yang diperlihatkan oleh Camat Kemuning, Dr. Amiruddin Sandy, menunjukkan bahwa pelayanan publik yang bermutu adalah hasil dari sinergi antara hati, ide, serta komitmen untuk melayani. Inovasi-inovasi tersebut tidak hanya menyelesaikan persoalan administratif, tetapi juga menyentuh kebutuhan nyata masyarakat, menjadikan Kemuning sebagai salah satu contoh kecamatan yang inspiratif di Indonesia.









