FORUM CAMAT SELURUH INDONESIA

Membangun Sinergi Komunikasi Koordinasi Dalam Mengemban Tugas Kepamongprajaan Sebagai Abdi Negara dan Masyarakat

Artikel

Camat Pekalongan Timur Raih Penghargaan Jawa Pos Berkat Inovasi CETING BAMBU

Camat Pekalongan Timur Raih Penghargaan Jawa Pos Berkat Inovasi CETING BAMBU

Kota Pekalongan, Jawa Tengah — Komitmen nyata dalam mendukung percepatan penurunan angka stunting kembali ditunjukkan oleh Kecamatan Pekalongan Timur, Kota Pekalongan. Camat Pekalongan Timur, Darminto, S.IP., M.M., berhasil meraih penghargaan dari Jawa Pos berkat inovasi sosial bertajuk CETING BAMBU (Cegah Stunting dengan Bantu Mung Seribu).

Penghargaan ini diberikan sebagai bentuk apresiasi atas kreativitas dan konsistensi Kecamatan Pekalongan Timur dalam menghadirkan solusi sederhana, berkelanjutan, dan berdampak langsung bagi masyarakat, khususnya dalam upaya penanganan stunting.

Inovasi CETING BAMBU: Dari Seribu Rupiah, Lahir Kepedulian Bersama

Program CETING BAMBU merupakan inovasi gotong royong yang melibatkan seluruh pegawai Kecamatan dan Kelurahan se-Kecamatan Pekalongan Timur. Setiap hari, seluruh pegawai secara sukarela menyisihkan dana sebesar Rp1.000, yang kemudian dimasukkan ke dalam ceting—wadah tempat nasi tradisional yang terbuat dari bambu.

Filosofi penggunaan ceting bambu mencerminkan nilai kesederhanaan, kearifan lokal, serta semangat kebersamaan. Meski nominalnya kecil, namun jika dilakukan secara rutin dan kolektif, dana tersebut mampu memberikan dampak sosial yang besar.

Dana yang terkumpul setiap bulan selanjutnya disalurkan kepada kader kelurahan, untuk kemudian diteruskan kepada anak-anak yang terindikasi stunting di wilayah Kecamatan Pekalongan Timur. Bantuan ini digunakan untuk mendukung pemenuhan gizi dan kebutuhan dasar anak, sebagai bagian dari intervensi sosial berbasis komunitas.

Mendukung Program Nasional GENTING

Inovasi CETING BAMBU juga menjadi wujud dukungan nyata terhadap Program GENTING (Gerakan Nasional Percepatan Penurunan Stunting) yang dicanangkan oleh Pemerintah Pusat. Program ini menekankan pentingnya kolaborasi lintas sektor dan partisipasi aktif seluruh elemen masyarakat dalam menangani stunting.

Melalui pendekatan internal aparatur pemerintah, CETING BAMBU membuktikan bahwa pencegahan stunting tidak selalu harus dimulai dari anggaran besar, tetapi dapat digerakkan melalui komitmen, konsistensi, dan kepedulian bersama.

Apresiasi Jawa Pos: Inovasi yang Replikatif dan Berkelanjutan

Penghargaan dari Jawa Pos menjadi pengakuan bahwa inovasi CETING BAMBU memiliki nilai lebih, baik dari sisi keberlanjutan maupun potensi replikasi di daerah lain. Program ini dinilai:

  • Mudah diterapkan tanpa membebani anggaran daerah

  • Menguatkan budaya gotong royong aparatur pemerintahan

  • Memberikan dampak langsung kepada sasaran prioritas

  • Sejalan dengan kebijakan dan program nasional

Camat Pekalongan Timur, Darminto, S.IP., M.M., menyampaikan bahwa penghargaan ini merupakan hasil kerja kolektif seluruh jajaran kecamatan dan kelurahan, serta dukungan para kader dan masyarakat.

Inspirasi Bagi Kecamatan Lain di Indonesia

Melalui publikasi ini, FORCASI (Forum Camat Seluruh Indonesia) berharap inovasi CETING BAMBU dapat menjadi inspirasi bagi kecamatan lain di seluruh Indonesia. Inovasi ini menunjukkan bahwa peran camat dan aparatur wilayah sangat strategis dalam menghadirkan solusi konkret bagi permasalahan nasional, dimulai dari lingkup lokal.

Semangat "seribu rupiah setiap hari untuk masa depan anak bangsa" menjadi pesan kuat bahwa perubahan besar dapat lahir dari langkah kecil yang dilakukan secara konsisten.

FORCASI terus mendorong dan mengapresiasi berbagai inovasi kecamatan yang berdampak, replikatif, dan berorientasi pada pelayanan publik serta kesejahteraan masyarakat.

Salam Inovasi Pelayanan Publik.